Monday, November 19

Cerita Pasal Kawin : Take Turn!

Seusai majlis menyambut menantu Angah dan pasangannya Ain, ayah berbisik, " please be prepared that your wedding will be held in another 10 month"..tak sampai setahun lagi rumah kami ini akan menerima lagi kedatangan ahli baru. Samada bayi kecil atau menantu baru itu kurang pasti..Samada bertambah 1 atau tambah lagi 3. Itu semua bergantung pada takdir Maha Pencipta. Terdetik dihati, sudah sediakah aku berpindah kerumah baru? Sudah sediakah aku menggalas satu lagi tanggungjawab besar dalam kitaran hidup manusia. Tanya pada hati, apa sebab goyah..Nanti jawab hati tanyalah akal. Cinta itu segala2nya kah? Dulu, aku selalu berpegang hidup perlu cinta. Tanpa cinta, hati manusia kaku. Jiwa manusia itu mati. Kita perlu pilih pasangan yang kita cinta untuk teruskan hidup, tapi adakah cinta punca kebahagiaan? Sekarang, jawapan dan prinsip aku berubah seiring waktu. Walau kita cintakan dia, cinta tak semestinya memiliki. Namun, cinta itu perlu dihargai. Cintai apa yang kita miliki kini, kerana bila ianya tiba2 pergi, rindu yang terasa tiada siapa lagi peduli. Dua bulan berstatus tunangan orang. Kadang2 aku alpa, aku tunangan orang, lantaran hati ini masih ada dia. Aku perlu kuat semangat, perlu tabahkan hati dan perlu tanam cinta itu buat tunanganku. Memetik kata2 Ustaz Kazim Elias dalam ceramahnya, lihatlah 100 kebaikan pasangan kita dari kita tumpukan hanya satu kekurangannya. Nobody is perfect right? Kesal? Pernah juga rasa begitu, namun hati tidak tega melukai Incik Tunang yang tulus mencintai. Semoga suatu hari nanti aku akan cintakan dia sepenuh hati. Bila hati terusik dik imbauan kenangan lama, itu ujian yang mahu memesongkan hati kita. Orang kata bertunang ni banyak cubaannya. Mungkin ini salah satu. Apa yang aku boleh buat, bila teringat dia, aku istighfar dan hanya berdoa yang dia juga diberi kekuatan untuk lupakan aku. Rindu? Tentulah...tapi kita milik orang, hati kita milik orang. 

He's not perfect. You aren't either, and the two of you will never be perfect. But, if he can make you laugh at least once, causes you to think twice, and if he admits to being human and making mistakes, hold onto him and give him the most you can. He isn't going to quote poetry, he's not thinking about you every moment, but he will give you a part of him that he knows you could break. Don't hurt him, don't change him, and don't expect more than he can give. Don't analyze. Smile when he makes you happy, yell when he makes you mad, and miss him when he's not there. Love hard when there is love to be had. Because perfect guys don't exist, but there's always one guy that is perfect for you. - Bob Marley-

Aku belajar memujuk diri sendiri, andai dia boleh bahagia, why not me? It is fair. Its OK. Aku harus belajar redha dan ikhlas lepaskan dia pergi. Bukan pasrah dan menyerah. Kita perlu usaha untuk cintai apa yang kita miliki kini. 

Buatmu Abang Najib, 

Selagi diizin olehNya, cinta sayang In Sya Allah untuk kamu. 

No comments:

Post a Comment

leave your comment here k dear viewer and reader...luv ya!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...